TERKINI
Indeks
Pendidikan

Mahasiswa UBSI Bekasi Ikuti Magang Wali Kota, Fokus Inovasi Trans Beken

Kesempatan magang wali kota kembali menarik perhatian kalangan kampus setelah mahasiswi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Bekasi dinyatakan lolos program Magang Bareng MAS TRI. Bagi pembaca di Malang dan Jawa Timur, capaian ini menjadi gambaran nyata bahwa ruang praktik di lingkungan pemerintahan daerah kini lebih terbuka bagi mahasiswa yang siap mengasah kompetensi di luar ruang kuliah.

Hana Shopie Rumapea, mahasiswa aktif UBSI Bekasi, resmi bergabung dalam skema magang yang berada di bawah naungan Wali Kota Bekasi. Program tersebut menempatkan peserta pada proses kerja nyata pemerintahan, bukan sekadar observasi singkat, sehingga peserta dapat melihat dari dekat alur kebijakan, komunikasi publik, hingga inovasi layanan warga.

Apa itu Magang Bareng MAS TRI

Magang Bareng MAS TRI dirancang sebagai wadah generasi muda untuk menyumbangkan ide, kreativitas, dan keterampilan teknis pada program strategis kota. Dalam skema ini, peserta diposisikan dekat dengan agenda pembangunan daerah agar memahami tantangan pelayanan publik sehari-hari.

Bagi Hana, lolos seleksi berarti peluang memperluas kompetensi sekaligus menimba pengalaman profesional di institusi pemda. Ia diproyeksikan menyentuh aspek branding kota, dokumentasi program, dan perbaikan cara layanan disampaikan kepada masyarakat Bekasi.

Peran pada inovasi transportasi Trans Beken

Salah satu titik keterlibatan yang menonjol berkaitan dengan pengembangan serta dokumentasi Trans Beken, layanan transportasi publik yang menjadi salah satu inovasi mobilitas di Kota Bekasi. Magang ini memberi ruang bagi mahasiswa untuk memahami bagaimana sebuah layanan transportasi direncanakan, dikomunikasikan, dan dievaluasi di tingkat kota.

Pengalaman tersebut dinilai relevan dengan bekal perkuliahan di kampus yang menekankan pendekatan digital dan kreatif. Praktik lapangan di sektor transportasi publik juga melatih ketelitian, kerja tim lintas unit, serta kemampuan menyusun narasi yang mudah dipahami warga.

Harapan peserta dan apresiasi kampus

Dalam keterangan yang dirilis Kamis (27/8/2026), Hana menegaskan bahwa setiap langkah hari ini menjadi fondasi masa depan. Ia berharap magang ini memperkuat kemampuan diri sekaligus membuka jejaring profesional yang berguna untuk perjalanan karier selanjutnya.

Kepala Kampus UBSI Bekasi, Suhardi, mengapresiasi pencapaian tersebut. Ia menilai kesempatan serupa penting agar mahasiswa belajar langsung di lingkungan profesional, menjaga nama baik almamater, dan memberi kontribusi positif bagi kota tempat mereka bertugas.

  • Belajar proses pembangunan dan pelayanan publik secara langsung
  • Menyumbang ide pada branding serta inovasi layanan kota
  • Mengasah kesiapan kerja melalui kolaborasi lintas perangkat daerah

Makna bagi mahasiswa di Malang dan Jatim

Meski lokasi program berada di Bekasi, pola magang pemerintahan semacam ini layak menjadi referensi mahasiswa di Malang Raya. Banyak kampus di Jawa Timur mendorong mahasiswanya mencari pengalaman di luar kelas lewat magang, organisasi, kompetisi, dan kolaborasi dengan instansi publik maupun swasta.

UBSI yang menempatkan diri sebagai kampus digital kreatif menekankan pembelajaran berbasis teknologi dan dukungan kegiatan pengembangan diri. Capaian Hana diposisikan kampus sebagai contoh bahwa prestasi tidak hanya diukur dari nilai akademik, melainkan juga keberanian mengambil peluang yang menempatkan mahasiswa pada persoalan nyata masyarakat.

Suhardi menambahkan, keikutsertaan mahasiswanya diharapkan menjadi langkah awal perjalanan profesional yang lebih luas sekaligus inspirasi agar rekan kampus lain terus belajar, mencoba peluang baru, dan berkarya sesuai kompetensi. Calon mahasiswa yang ingin menempuh jalur serupa dapat menelusuri informasi penerimaan di kanal resmi UBSI.

Secara keseluruhan, kisah magang ini menegaskan bahwa kolaborasi kampus dan pemerintah daerah dapat mempercepat kesiapan lulusan. Untuk ekosistem pendidikan di Malang dan sekitarnya, berita tersebut menjadi pengingat bahwa jejaring, portofolio lapangan, dan kontribusi pada layanan publik sama pentingnya dengan prestasi di kelas.

Sumber: Republika.

Tag: magang mahasiswa, UBSI Bekasi, pemerintahan daerah, Trans Beken, Kota Bekasi, kampus digital, pelayanan publik, mahasiswa Jatim