Program transfer ilmu kepelatihan Real Madrid Foundation membuka ruang belajar bagi 50 pelatih sepak bola Indonesia. Kegiatan yang digelar di The Arena, British School Jakarta, menempatkan metodologi usia muda sebagai inti pembelajaran, sebuah topik yang juga ramai dibicarakan komunitas sepak bola di Malang dan Jawa Timur.
Kolaborasi YKK ASAO Kids Football Clinic dengan Real Madrid Foundation berlangsung tiga hari, 28–30 Agustus 2026. Inisiatif ini didukung YKK Holding Asia Pte. Ltd. bersama PT YKK Zipper Indonesia dan PT YKK Zipco Indonesia, dengan tujuan menjadikan sepak bola sarana pengalaman, pembelajaran, dan kegembiraan bagi anak-anak dari komunitas yang kurang terlayani.
Tiga pelatih teknis Real Madrid Foundation
Materi disampaikan langsung oleh tiga pelatih teknis yang didatangkan khusus: Pablo Gomez Revenga, Carlos Gustavo Albert Garcia, dan Maria Bores Vazquez. Mereka memperkenalkan pendekatan pengembangan pemain muda, struktur sesi latihan, serta teknik kepelatihan yang dipakai Real Madrid Foundation di berbagai kamp dan klinik global.
Bagi pelatih lokal, kesempatan ini bukan sekadar sertifikat. Mereka mendapat kerangka kerja yang bisa diadaptasi ke klub amatir, SSB, maupun program pembinaan di daerah, termasuk ekosistem sepak bola usia dini di Malang Raya yang terus mencari standar kepelatihan lebih terukur.
Fokus pada ekosistem sepak bola usia muda
Director of Camps and Clinics Real Madrid Foundation, Andres Muntaner Borrajo, menekankan bahwa para peserta mempelajari pendekatan pengembangan sepak bola usia muda, metodologi kepelatihan, serta teknik pelatihan khas yayasan tersebut. Ia menilai transfer pengetahuan ke pelatih lokal memperluas dampak program karena pelatih memegang peran strategis membentuk kemampuan teknis dan karakter pemain muda.
Pernyataan itu menggarisbawahi arah program: bukan hanya klinik singkat, melainkan investasi pada orang-orang yang sehari-hari bertemu anak-anak di lapangan. Ketika pelatih memahami filosofi yang sama, standar latihan di banyak kota berpeluang naik secara bertahap.
Peran YKK AKFC dan nilai sosial olahraga
YKK ASAO Kids Football Clinic menempatkan sepak bola sebagai jembatan sosial. Melalui kerja sama dengan Real Madrid Foundation, kegiatan di British School Jakarta menggabungkan aspek teknis dengan misi memberi akses lebih adil bagi anak-anak yang jarang tersentuh program berkualitas.
Model kolaborasi korporasi, yayasan olahraga internasional, dan pelatih dalam negeri ini bisa menjadi rujukan bagi pemangku kepentingan di Jatim. Sekolah sepak bola dan komunitas di Malang kerap membutuhkan mitra yang membawa kurikulum terstruktur tanpa meninggalkan nilai pendidikan karakter.
- Durasi program: 28–30 Agustus 2026
- Lokasi: The Arena, British School Jakarta
- Peserta: 50 pelatih sepak bola Indonesia
- Pengajar: tiga pelatih teknis Real Madrid Foundation
Manfaat jangka panjang bagi pembinaan daerah
Transfer ilmu kepada pelatih lokal dinilai sebagai bagian upaya membangun ekosistem sepak bola usia muda yang berkelanjutan. Ketika metodologi internasional diserap dan disesuaikan dengan kondisi lapangan di Indonesia, peluang lahirnya pemain berkarakter dan berteknik baik semakin terbuka, termasuk di sentra-sentra pembinaan Jawa Timur.
Bagi pembaca di Malang, berita ini relevan sebagai sinyal bahwa standar kepelatihan global mulai lebih mudah diakses lewat jalur pelatihan formal. Langkah berikutnya bergantung pada bagaimana alumni program menerapkan materi di klub dan SSB masing-masing, serta dukungan pembinaan berjenjang di tingkat kota dan provinsi.
Dengan 50 pelatih yang kembali ke komunitasnya membawa pendekatan baru, dampaknya berpotensi menjalar ke ribuan anak asuhan mereka. Konsistensi latihan, penekanan pada karakter, dan metodologi usia muda menjadi bekal penting agar sepak bola Indonesia tidak hanya mengandalkan bakat mentah, tetapi juga proses kepelatihan yang terencana.
Sumber: Sindo News.
