TERKINI
Indeks
Nasional

Pangdam XIII/Merdeka Terima Wakapolda Sulut Bahas Soliditas Keamanan

Upaya menjaga sinergi TNI Polri kembali ditegaskan di Manado saat pimpinan Kodam XIII/Merdeka dan jajaran Polda Sulawesi Utara bertemu. Pertemuan itu meneguhkan komitmen bersama agar keamanan dan ketertiban masyarakat di ujung utara Pulau Sulawesi tetap terjaga tanpa tumpang tindih kewenangan.

Panglima Kodam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Mirza Agus, menerima kunjungan Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Utara, Brigjen Pol Awi Setiyono, pada Jumat. Audiensi berlangsung di markas Kodam dan menjadi ruang menyelaraskan langkah strategis kedua institusi yang sehari-hari bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Komitmen komunikasi lintas institusi

Mayjen Mirza Agus menekankan bahwa komunikasi yang rutin dan koordinasi yang jelas antara TNI dan Polri sangat menentukan terciptanya suasana kondusif. Ia menilai soliditas kelembagaan bukan sekadar formalitas, melainkan modal operasional di lapangan.

Kodam XIII/Merdeka, menurut Pangdam, berkomitmen menjaga dan meningkatkan hubungan baik dengan Polda Sulut. Kerja sama yang sudah terjalin diharapkan makin memudahkan pelaksanaan tugas masing-masing, mulai dari pengamanan rutin hingga respons terhadap dinamika keamanan setempat.

Silaturahmi pejabat perkuat hubungan kelembagaan

Brigjen Pol Awi Setiyono menjelaskan kunjungan silaturahmi tersebut bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan hubungan kelembagaan di wilayah Sulawesi Utara. Ia menggarisbawahi pentingnya merawat hubungan harmonis yang telah terbangun lintas jajaran.

Melalui audiensi, hubungan dan sinergi TNI-Polri yang sudah berjalan diharapkan terus dipelihara serta ditingkatkan. Wakapolda menilai kebersamaan itu modal menghadapi tantangan tugas ke depan, termasuk menjaga stabilitas di seluruh kabupaten dan kota di Sulut.

Dampak langsung bagi rasa aman warga

Soliditas antara Kodam dan Polda dinilai berpengaruh pada pelayanan keamanan sehari-hari. Ketika saluran komunikasi terbuka, penanganan isu yang memerlukan dukungan bersama dapat lebih cepat dan terukur, sehingga masyarakat merasakan kehadiran negara secara nyata.

Kedua pihak menggarisbawahi bahwa tujuan akhir sinergi adalah rasa aman dan pelayanan terbaik kepada warga. Stabilitas wilayah tidak hanya urusan aparat, tetapi juga fondasi aktivitas sosial-ekonomi masyarakat setempat.

Kontribusi pada stabilitas regional

Audiensi di Manado mencerminkan komitmen Kodam XIII/Merdeka dan Polda Sulut untuk terus memperkuat kebersamaan. Langkah ini dipandang sebagai kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara dalam memelihara stabilitas kawasan Sulawesi Utara.

Bagi pembaca di berbagai daerah, termasuk Malang Raya yang mengikuti isu keamanan nasional, pola koordinasi TNI-Polri di tingkat kodam dan polda menjadi contoh praktik kelembagaan yang berulang di banyak wilayah. Pola serupa umumnya mengandalkan komunikasi pejabat, kesepahaman tugas, dan respons terpadu tanpa mengorbankan batas kewenangan masing-masing.

Dengan penegasan komitmen di tingkat pimpinan, jajaran di bawahnya diharapkan memiliki acuan yang sama dalam menjaga ketertiban. Sinergi yang konsisten di Sulut pada gilirannya memperkuat narasi bahwa keamanan daerah dibangun lewat kerja sama institusi, bukan kerja terpisah-pisah.

Sumber: Republika.

Tag: Kodam XIII Merdeka, Polda Sulawesi Utara, sinergi TNI Polri, keamanan Sulut, Mayjen Mirza Agus, Brigjen Awi Setiyono, Manado, stabilitas wilayah