Program wangikan 50 masjid kembali digelar Enesis Group bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) di Banda Aceh. Melalui CSR Kispray Kasturi, sekitar 100 Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dan marbot dilibatkan agar rumah ibadah tetap harum, bersih, dan mendukung kekhusyukan jamaah. Bagi pembaca di Malang dan Jawa Timur, inisiatif ini menjadi pengingat bahwa perawatan masjid adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya urusan pengurus setempat.
Kegiatan bertempat di Masjid Raya Baiturrahman. Bantuan produk disalurkan kepada 50 masjid di wilayah Banda Aceh lewat DKM dan marbot yang hadir. Tujuannya praktis: menjaga aroma dan kebersihan area ibadah agar masyarakat merasa nyaman ketika salat berjamaah maupun kegiatan keagamaan lainnya.
Inti program dan pihak yang terlibat
Enesis Group menghadirkan Kispray Kasturi sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan. BAZNAS menjadi mitra penyaluran agar bantuan tepat sasaran ke pengurus masjid. Kolaborasi ini menempatkan DKM dan marbot sebagai ujung tombak perawatan harian, karena merekalah yang paling memahami kebutuhan ruang wudu, serambi, dan ruang salat.
Skala kegiatan cukup terukur: 50 masjid penerima dan ratusan pengurus yang hadir. Pendekatan langsung di lokasi ikonik seperti Masjid Raya Baiturrahman memperkuat pesan bahwa rumah ibadah layak dirawat dengan standar kenyamanan yang konsisten.
Manfaat bagi kenyamanan dan kekhusyukan ibadah
Lingkungan masjid yang wangi dan tertata memengaruhi pengalaman beribadah. Bau tidak sedap, lantai lembap, atau area yang kurang terawat sering mengganggu konsentrasi jamaah. Program ini menargetkan masalah sederhana namun berdampak: aroma ruangan yang lebih segar setelah pembersihan rutin.
Bagi keluarga dan jamaah lansia, kenyamanan udara di dalam masjid turut menentukan lama mereka betah beribadah. Di banyak kota, termasuk kawasan Malang Raya, isu serupa sering muncul di masjid padat jamaah pada Jumat dan Ramadan. Meski lokasi program berada di Aceh, nilainya relevan secara nasional: kebersihan adalah bagian dari adab menjaga tempat suci.
Kelanjutan jejak Jakarta dan arah kolaborasi
Penyaluran di Banda Aceh merupakan kelanjutan kegiatan serupa yang digelar di Jakarta pada Maret 2026. Enesis Group dan BAZNAS memandang rangkaian ini sebagai komitmen berkesinambungan, bukan acara sekali jalan. Pola berulang di kota berbeda menandakan upaya memperluas jangkauan kepedulian terhadap rumah ibadah.
RM Ardiantara, Head of Human Resources Services and Public Relations Enesis Group, menegaskan bahwa program mencerminkan komitmen menghadirkan inisiatif sosial berdaya guna. Ia berharap masyarakat Banda Aceh merasakan manfaatnya dan masjid tetap nyaman sebagai pusat ibadah. Pernyataan itu menegaskan sisi sosial merek, bukan sekadar distribusi produk.
Pelajaran untuk pengurus masjid di Malang Raya
Pembaca Seputar Malang dapat mengambil beberapa catatan praktis tanpa harus menunggu program serupa datang ke kota sendiri. Pertama, inventaris kebutuhan kebersihan masjid perlu jelas: pengharum, alat pel, dan jadwal piket marbot. Kedua, kerja sama dengan lembaga zakat atau CSR perusahaan dapat diusulkan secara transparan lewat proposal kebutuhan, bukan sekadar permintaan barang.
- Data jamaah dan titik area yang sering kotor membantu proposal lebih meyakinkan.
- DKM idealnya membagi tugas perawatan harian agar bantuan tidak cepat habis tanpa sistem.
- Edukasi jamaah soal membuang sampah dan melepas alas kaki di tempatnya memperkuat hasil.
- Dokumentasi sebelum-sesudah memudahkan laporan ke donatur atau mitra CSR.
Langkah-langkah itu bersifat umum dan dapat diterapkan di masjid kampung, masjid kampus, maupun masjid raya di Jawa Timur. Intinya sama: kepedulian kolektif menjaga rumah ibadah agar layak dan menenangkan.
Secara keseluruhan, program wangikan 50 masjid di Banda Aceh memperlihatkan kolaborasi korporasi dan lembaga zakat yang menyasar kebutuhan konkret pengurus masjid. Dengan melibatkan DKM dan marbot, bantuan diharapkan dipakai langsung untuk perawatan lingkungan ibadah. Semoga model serupa terus meluas ke daerah lain, sementara jamaah di mana pun—termasuk Malang—semakin terdorong menjaga kebersihan masjid masing-masing.
Sumber: Okezone.
